Archive

Archive for the ‘Islam’ Category

Hadis :Semenjak Disabdakan Sampai Dibukukan

May 4th, 2010
hadis-gabung1
ISBN: 978-979-3655-78-9

Penulis: Prof. Dr. H.M. Dailamy, SP.

Editor: Abdul Wachid B.S.

Dimensi: 14 × 21 cm, 388 hal.

Tahun terbit: Maret 2010

Harga: Rp.49.000,-

Hadis yang dalam perkembangannya identik dengan sunnah dan yang kemudian untuk menyebut sesuatu yang disandarkan kepada Nabi yang meliputi perkataan, perbuatan, baik sebelum dan sesudah diangkat menjadi Rasul, memang sudah dikenal sejak nabi masih hidup. Diakui bahwa telah terjadi perbedaan persepsi antara ulama hadis dengan ulama fiqih dan atau ulama Ushul, disekitar kapasitas Nabi dalam kehidupan sehari-hari dan hubungannya dengan tugas sebagai Rasul Allah yang hidup ditengah-tengah masyarakat.

Perbedaan pandan sebagaimana diatas, menjadikan pengertian hadis pada pandangan ulama hadis menjadi lebih luas dibanding pengertian hadis pada pandangan ulama fiqih maupun ulama ushul. Perlu kiranya dipahami, bahwa perbedaan pandang diantara ketiga kelompok ulama tersebut, tidak menjadi halangan bagi mereka untuk bersepakat menamai “hadis” terhadap apa yang disandarkan kepada Nabi.

Agama, Dakwah, Fiqh, Islam, Pemikiran Islam , , , ,

Islam Dan Terorisme

February 25th, 2010
islamdanterorisme-3d-copy1
ISBN: 979-3896-143-7

Penulis: Bernando J. Sujobto M., Abdullah Badri,

Wahyu Choerul Cahyadi, Dkk.

Editor: Abdul Wachid BS.

Dimensi: 14 × 21 cm, 364 hal.

Tahun terbit: Februari 2010

Harga: Rp.45.000,-

Terorisme sendiri, yang dipahami sebagai aksi teror — bukan hanya secara pemikiran– bernuansa agama, ternyata lebih merupakan fenomena sosial. Dalam konteks ini, persoalan ekonomi sempat menjadi kambing hitam maraknya aksi teror yang dilakukan. Meminjam istilah sosiolog, Erfing Goffman, ketidakberdayaan ekonomi ini menyebabkan ketidakberdayaan dalamdramaturgi kehidupan. Belakangan, setelah diketahui bahwa beberapa faktor bunuh-diri dalam aksi radikalisme agama merupakan orang dengan latar belakang berada secara ekonomi, pendapat tersebut menjadi mentah kembali. Yang mengemuka adalah persoalan identitas. Dalam hal ini, rupanya persoalan pengakuan adalah satu hal fundamental mengapa sebuah tindakan, baik tindakan individu maupun –terlebih– tindakan kolektif dilakukannya.

Menjadi logis manakala yang menjadi pelaku bom bunuh diri adalah orang yang dalam kehidupan kesehariannya tidak mendapat pengakuan menurut porsi sibyektif dia. Dalam kelompok radikal, masing-masing individu dikondisikan dan perlahan menyesuaikan diri menjadi bagian dari kesatuan kelompok, yang kemudian menjadikan pola pikir koheren, dimana kelompok adalah kehidupan mereka. Proses ini menjadi semakin lancar disaat pada kehidupan “normal”-nya, standar pengakuan yang diinginkan tidak dia (mereka) dapatkan.

Agama, Dakwah, Islam, Pemikiran Islam, Populer ,

Model Pengembangan Ekonomi Pesantren

February 3rd, 2010
model-pengembangan-ekonomi-pesantren-kecil1
ISBN: 979-9659-81-0Penulis: Choirul Fuad Yusuf & Suwito, NS

Editor:

Dimensi:

Tahun terbit: Januari 2010

Harga: Rp.35.000,-

Aktifitas ekonomi adalah satu sarana untuk hidup sejahtera (hasanah) yang menjadi anjuran agama. Lebih-lebih jika dikaitkan dengan ungakapn kada al-faqru an-yakuna kufran (kemiskinan mendekatkan apda kekufuran), maka pemikiran tentang pengembangan ekonomi adalah hal yang sangat penting.

Buku ini merupakan hasil penelitian yang difokuskan pada identifikasi model pengembangan ekonomi pesantren. Oleh karena itu, signifikansi buku ini menyangkut empat hal penting.

Pertama, dengan deskripsi tentang jenis, model, dan karakteristik pengembangan ekonomi pesantren tersebut, buku ini dapat digunakan oleh pesantren dan masyarakat lain yang memiliki kemiripan karakteristik sebagai replikasi model atau approach pengembangan ekonomi berbasis pondok pesantren. Replikasi tersebut meliputi: 1) replikasi teknik analisis potensi ekonomi pesantren yang kemudian melahirkan bidang garapan atau jenis usaha, teknik perekrutan dan pelatihan tenaga ahli (produksi dan pemasaran), 2) replikasi penerapan manajarial yang meliputi sistem/ mekanisme kerja, hubungan antar unit dan lembaga, serta teknik evaluasi dan jaminan mutu produk, 3) replika teknik networking, yang didalamnya adalah teknik perluasan jaringan dan pasar. Kedua, buku ini dapat digunakan oleh pemerintah (Pemda dan Departemen Agama) sebagai bahan untuk membuat kebijakan dan program pengembangan pondok pesantren. Ketiga, buku ini dapat digunakan oleh dunia usaha, baik BUMN, BUMD, maupun pihak swasta sebagai mitra dalam pengembangan sektor usaha riil terkait dengan perluasan usaha dan investasi. Dan keempat, deskripsi yang lengkap dalam buku ini dapat dijadikan salah satu sumber rujukan ilmiah yang sampai saat ini dirasa masih sangat terbatas.

Agama, Ekonomi, Islam, Muamalah, Pemikiran Islam, Populer, what`s New , , ,

Kepribadian Guru: Upaya Mengembangkan Kepribadian Guru Yang Sehat di Masa Depan

May 18th, 2009
kepribadian-guru-kecil
ISBN: 979-3896-112-4

Penulis: Drs. Moh. Roqib, M.Ag. & Nurfuadi, M.Pd.I.

Editor: Heru Kurniawan, S.Pd., M.A.

Dimensi: 14 × 21 cm, 142 hal.

Tahun terbit: April 2009

Harga: Rp.37.000,-

Buku Kepribadian Guru ini hadir sebagai bahan bacaan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa kependidikan karena mereka yang akan menjadi guru ke depan juga mahasiswa pada umumnya, para guru, dan juga masyarakat pecinta pendidikan. Sebagai bahan bacaan, buku ini memberikan informasi tentang bagaimana ajaran, teori, dan konsep tetang guru yang berkepribadian sehat, kemudian bagaimana strategi mencetak guru-guru yang berkeprobadian ideal dan sehat itu dengan bantuan beberapa pendekatan yang ada dan perspektif Islam dengan mencoba menawarkan perspektif asma`ul husna dan sifat-sifat nabi. Meskipun buku ini telah diusahakan semaksimal mungkin memuat berbagai ajaran, teori dan konsep dari al-Quran dan Hadis sampai pada hasil temuan terkini seperti teori quantum, kami menyadari bahwa buku ini kurang dari cukup. Meski demikian, buku ini kami harapkan bisa melengkapi referensi yang selama ini ada dan memberikan wacana tambahan serta cenderung baru.

Islam, Kependidikan, Pemikiran Islam, Populer, Tarbiyah , ,

Mistisme Cahaya

May 18th, 2009
mistisme-cahaya-kecil
ISBN: 979-3896-111-5

Penulis: Heru Kurniawan, S.Pd., M.A.

Editor: Suwito NS., M.Ag.

Dimensi: 14 × 26 cm, 236 hal.

Tahun terbit: April 2009

Harga: Rp.35.000,-

Cahaya dalam pengertian mistik berangkat pada surat an-Nur [24]:35, yang artinya sebagai berikut

Tuhan adalah cahaya (pada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Tuhan adalah seperti sebuah relung yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu ada dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah Timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya saja (hampir-hampir) menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis).

Arti cahaya dalam surah an-Nur adalah “sang cahaya” sebagai salah satu nama indah Tuhan (al-asmaul-husna). Cahaya Nur adalah cahaya ciptaan yang memancar dari Cahaya Tuhan Yang Tak Tercipta. Cahaya (an-Nur) merupakan cahaya yang terpancar dari Cahaya Tuhan Yang Tercipta, yang keberadaannya menyinari suatu obyek menjadi jelas dan terang sehingga mata manusia menjadi bisa melihatnya.

Pengertian cahaya diatas memperlihatkan cahaya sebagai suatu esensi yang berasal dari “Sang Cahaya”, yaitu suatu esensi yang tampak dengan sendirinya, dan juga membuat benda-benda sensual menjadi tampak. Cahaya inilah yang menyebabkan segala obyek wujud di alam semesta ini bisa terlihat karena cahayanya membuat mata bisa mengidentifikasi. Pengertian cahaya, inilah yang menjadi dasar dari pemaknaan cahaya dalam tradisi mistisme Islam, yaitu “cahaya yang membuat alam semesta berada” dan “cahaya yang membuat manusia mengada”. Dalam buku ini, dua filosofi Islam yang dibahas pemikirannya dalam memaknai mistik cahaya adalah al-Ghazali dan Surahwardi.

Islam, Pemikiran Islam, Populer, Sains, Sastra , , , , ,

Kekuasaan dan Agama

May 18th, 2009
kekuasaan-dan-agama-kecil
ISBN: 979-3896-105-1

Penulis: Gugun El-Guyani, Dkk.

Editor: Abdul Wachid B.S., M.Hum.

Dimensi: 14 × 21 cm, 316 hal.

Tahun terbit: Maret 2009

Harga: Rp.42.000,-

Buku bunga rampai esai Kekuasaan dan Agama di tangan Anda ini merupakan buah pikir dan keterlibatan bahasiswa Indonesia didalam mempersepsi dan memposisikan kekuasaan dan agama, atau sebaliknya, agama dan kekuasaan. Tentu saja, dari kedua sudut pandang tersebut melahirkan nuansa yang berbeda. Buku bunga rampai esai Kekuasaan dan Agama ini bolehlah dikatakan merupakan representasi dari “suara mahasiswa Indonesia” sekalipun dalam arti “sebagian mewakili yang banyak”. Dalam sepanjang sejarah politik Indonesia, suara mahasiswa amatlah menjadi faktor penentu bagi perubahan sosial. Apa yang kita sebut sebagai “Indonesia” ini adalah proses yang tak kunjung usai, dan karena itu, mendengarkan suara mahasiswa menjadi penting sebab dalam pandang rakyat Indonesia, suara mahasiswa itu masih beroleh kepercayaan yang relatif suci dari tercemarnya kepentingan-kepentingan busuk politik. Sekalipun pandanga tersebut amatlah mewakili semangat romantisme. Tapi itulah realitasnya, ditengah gembar-gembor parpol yang menjadikan Indonesia Raya bagaikan sebuah pasar besar, kata-kata slogan, bujukan-bujukan basi, maka apakah sejarah akan berulang? Suara mahasiswa adalah suara hati nurani adalah suara Tuhan…

Agama, Dakwah, Hukum, Islam, Pemikiran Islam, Populer , , ,

DIKOTOMI IBADAT DAN ADAT

February 21st, 2009
dikotomi1
ISBN: 979-3896-103-5

Penulis: DR. Jamal Abdul Aziz, M.Ag.

Editor: Abdul Wachid B.S., M.Hum.

Dimensi: 15 × 23 cm, 312 hal.

Tahun terbit: Februari 2009

Harga: Rp.41.000,-

Manusia beragama perlu sadar betu akan adanya lingkaran pertautan yang tidak terputus antara bahasa, pemikiran, dan sejarah. Tidak ada konsepsi keberagaman apapun yang terlepas sama sekali dari ketiga konsepsi tersebut. konsepsi atau pemikiran keagamaan itu pada dasarnya mencerminkan dinamika pergumulan realitas sosial historis pada penggal sejarah tertentu yang terusmuskan, terkonsepsikan, dan terungkapkan dalam bahasa tertentu. Panggilan sejarah ersifat lokal, partikular, dan tidak mudah begitu saja diuniversalkan. Jika kesadaran akan hal ini dapat ditumbuhkan, maka dimungkinkan adanya kritik terhadap pemikiran keagamaan, dinamika pemikiran, dan kontekstualisasi ajaran. Dengan begitu dengan pemikiran keagamaan Islam akan bersifat terbuka, dialogis dan tidak baku dan beku. Demikian halnya dengan konsep pemilahan adat dan ibadat, kemunulannya tidak vakum dari situasi kesejarahan yang melingkupinya.

Munculnya ide pemilihan hukum Islam ke dalam bidang ibadat dan adat barangkali merupakan salah satu tahapan untuk melepaskan diri dari belenggu “irrasionalitas” yang berlebihan dari ajaran agama. Dengan demikian, studi terhadap pemilahan ibadat dan adat akan membawa kita kepada kajian terhadap temporalitas dan keabadian dalam hukum Islam.

Agama, Dakwah, Fiqh, Hukum, Ibadah, Islam, Pemikiran Islam, Populer, Syariah , , , ,

Prof. DR. HM. Daelamy SP, Guru Besar Pertama STAIN Purwokerto

February 19th, 2009

Setelah menunggu hampir 12 tahun pasca perubahan status dari fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang tahun 1997, STAIN Purwokerto pada hari Rabu, 18 Februari 2009 mengukuhkan Prof. DR. HM. Daelamy SP sebagai guru besar pertamanya di bidang Ilmu Hadits yang salah satu bukunya diterbitkan oleh STAINPress Puwokerto tahun 2008 dengan judul Hadis-Hadis Bulughul Maram. Pengukuhan guru besar pertama ini merupakan pencapaian akademik prestisius yang bukan hanya bagi penerimanya tetapi juga institusi STAIN Purwokerto. Melalui pengukuhan guru besar ini diharapkan mampu meningkatkan tradisi akademik yang lebih kompetitif, produktif, dan kontributif bagi pengembangan kehidupan masyarakat.

Ilmu Hadits merupakan salah satu bidang kajian dalam tradisi keilmuan Islam. Sebagai sumber ajaran ke dua setelah Al-Qur’an, hadits menempatii posisi yang sangat penting dan strategis dalam Islam. Karena posisi yang penting dan strategis tersebut, kajian-kajian dalam kerangka keislaman dikembangkan dari nilai dan substansi hadits. Namun demikian, tidak semua hadits dapat dijadikan sebagai rujukan dan referensi bagi kehidupan universal. Rentang waktu yang sudah lama, bahasa, dan tradisi yang melingkupi menjadikan pemaknaan hadits musti dilakukan secara dinamis. Karena kepentingan inilah, pengetahuan tentang hadits baik dari sisi riwayat maupun isi sama pentingnya dengan hadits itu sendiri.

Dalam konteks tersebut, pengukuhan Prof. Dr. HM. Daelamy SP menjadi lebih sarat makna. Sebagai guru besar, HM Daelamy SP dituntut untuk lebih mampu membahasakan hadits secara fungsional, akademik, dan kontributif. Hal ini penting karena sesungguhnya hadits disabdakan oleh Nabi Muhammad untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkembang di masyarakat pada saat itu. Dengan demikia, hadits saat ini buka hanya sebagai teks, tetapi juga sebagai alat/metode yang secara ilmiah dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Hadis tsulatsiyat dalam Kitab Sunan Al-Tirmidziy, HM Daelamy SP menjelaskan bahwa tidak semua hadits dapat digunakan referensi sebagai sumber hukum Islam. Hadits bisa digunakan hujjah minimal hasan. Lebih jauh HM Daelamy menjelaskann bahwa para periwayat variatif, karena para periwayat tersebut hidup dalam berbagai abad antara 1 sampai 4. Para penulis hadits terkenal  hidup pada abad ke-3 H yang sering dikenal dengan kutubus sittah. dalam waktu 3 abad tersebut, kecil kemungkinan ada satu hadits yang hanya diriwayatkan oleh 3 orang (hadits tsuluutsiyat), namun demikian kemungkinan itu tetap ada. Salah satunya dapat ditemukan dalam kitab Sunan Al-Tirmidziy.

Kitab Sunan Al-Tirmidziy disusun pada abad ke-3 H.Dalam pnelitiannya, HM Daelamy SP menemukan 1 hadits Tsulutsiyat. Artinya adalah bahwa periwayat hadits Tsulutsiyat memiliki usia yang relatif panjang. Hadits Tsulutsiyat tidak serta merta langsung diterima, perluu ada pembuktian yang salah satunya dilakukan dengan melakukan cross check dengan pemberlakuan hadist tersebut ditempat yang lain. Hasil kajian HM Daelamy SP menunjukkan bahwa satu hadits di kita Sunan Al-Tirmidziy dapat dikategorikan sebagai hadits Tsulutsiyat.

Dalam konteks ini, apabila seseorang telah mampu membuktikan dan memahami hadits Tsulutsiyat, Insya Allah seseorang tidak akan melakukan kesalahan dalam memahami hadits-hadits yang lain. Yang dalam pengertian lain, orang akan mampu menggunakan hadits secara tepat dan tidak sembarangan.

Agama, Berita, Fiqh, Hukum, Islam, Pemikiran Islam, Syariah , , ,

ISLAM KONTEKSTUAL

February 2nd, 2009
islam-kontekstual
ISBN: 979-389-100-9

Penulis: Ridwan, M.Ag.

Editor: Suwito NS.

Dimensi: 14 × 21 cm, 192 hal.

Tahun terbit: November 2008

Harga: Rp.37.000,-

Setiap bahasa teks mesti lahir dalam spektrum budaya yang menyejarah, dan membumi karena bahasa yang ada dalam teks bukan untuk teks itu sendiri, tapi untuk sesuatu yang berada diluar teks. Entitas diluar teks adalah sejarah kemanusiaan yang menempati ruang dan waktu di bumi dengan karakter yang unik dan dinamis.

Teks-teks keagamaan termasuk didalamnya sumber keagamaan dalam Islam (Al-Quran dan hadits) tidaklah hadir pada komunitas yang hampa budaya. Jauh sebelum Islam datang masyarakat Arab pra Islam telah mempunyai sistem nilai dan budaya. Oleh karena itu, ketika Islam hadir sebagai sebuah sistem nilai (agama) baru, maka terjadi dialog antara Islam dengan seperangkat sumber tekstualnya, dengan budaya lokal masyarakat Arab. Al-Quran sebagai sumber tekstual ajaran Islam yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad SAW dalam kurun waktu yang lama dalam proses pewahyuannya mendasarkan pada peristiwa aktual tertentu yang terjadi di tengah masyarakat.

Anda tertarik dengan buku ini? segera miliki buku ini dengan membeli di toko buku terdekat, atau pesan langsung kepada kami.

Agama, Fiqh, Hukum, Islam, Pemikiran Islam, Populer, Syariah , , ,

PENGUMUMAN PEMENANG DAN NOMINATOR LOMBA ESAI TINGKAT PELAJAR-MAHASISWA NASIONAL BEM-STAIN PURWOKERTO

January 13th, 2009

 

Setelah dilakukan proses seleksi terhadap 317 esai yang masuk mengikuti lomba, maka dewan juri memutuskan esai yang menjadi pemenang dan nominator adalah sebagai berikut:


JUARA I: “Khilafah Vs Demokrasi: Relasi antara Agama dan Kekuasaan” karya Gugun El-Guyanie dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;

JUARA II: “Islam Versus Islamisme: Reposisi Islam sebagai Agaa Kekuasaan atau Agama Peradaban” karya Ardiyansyah dari Universitas Langlangbuana Bandung;

JUARA III: “Fundamentalisme: Sengkarut Hubungan Iman dan Kuasa” karya Muhammad Ismaiel dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;

 

 Nominator: 

  1. Negara dan Agama dalam Panggung Sejarah Ideologi” karya Syah Azis Perangin Angin dari IAIN Walisongo Semarang;
  2. Menampung Islamisme sebuah Tantangan Demokrasi” karya Djohan Radydari Universitas Indonesia Jakarta;
  3. Agama di Tepi Kekuasaan” karya Ahmad Asroni dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  4. Power/Knowledge/Corrupt: Telisik Sosiologi Hubungan Kekuasaan dan Agama” karya Firdaus Putra A. dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto;
  5. Agama, Kekuasaan: Suatu Perkwinan yang Dinantikan” karya Salman Rusydie Anwar dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  6. Politisasi Agama dan Sindrom Kekuasaan” karya Mohammad Takdir dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta;
  7. Tangga-Nada Kuasa Agama” karya Ahmad Khotim Muzaka dari IAIN Walisongo Semarang;
  8. Pancasila, Kekuasaan, dan Politisasi Agama dalam Negara Budaya Patron-Klien” karya Sayfa Aulia Achidsti dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;
  9. Tujuan Kekuasaan dalam Pengentasan Kemiskinan: Ekonomi Ukhuwah dan Strategi Menuju Islamic Welfare State” karya Hamzah Ali dari Universitas Negeri Jakarta;
  10. Distorsi Definisi Cinta dan Seka: dalam Bingkai Kuasa Modernisme-Barat” karya Isni Ekowati dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  11. Sebuah Mozaik: Heroisme Berkedok Agama (Antara Religi dan Spiritulitas) “ karya I Made Dwi Ariawan dari Universitas Udayana Bali;
  12. Melacak Jejak Premanisme dalam Politik Indonesia” karya Yogi Setya Permana dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta; 
  13. Kekuasaan, Tuhan, Kematian” karya Abdul Aziz Rasjid dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  14. Tubuh Berotak Jamak” karya Ayu Maylani dari Universitas Diponegoro Semarang;
  15. Mewujudkan Parpol Lokal sebagai Representasi Kedaulatan Rakyat di Daerah” karya Adhitya Himawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta;
  16. Kekuasaan dalam Selimut Kolektivisme Naif” karya Riyadlotu Solikhah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  17. Politik Kekuasaan dan Agama di Indonesia” karya Muhammad Husni Mubaroq A. dari Universitas Padjajaran dan Parahiyangan Bandung;
  18. Problematika Agama dan Kekuasaan dalam Kemanusiaan” karya Cahyani Ikawoni Putri dari Universitas Airlangga;
  19. Penguasaan atas Nama Agama dalam Kancah Pertempuran InvisiblePerlawanan terhadap Dua Bentuk Penjajahan atas Perempuan” karyaMiftahul Anam dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  20. Agama dan Negara dalam Tradisi Pemikiran Politik” karya Moh Fairuz ad-Dailami dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta;
  21. Islam, Demokrasi, dan Hasrat Kuasa” karya Munawir Aziz dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus;
  22. Agama dan Ruang Perempuan” karya Shinta Ardhiyani U dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto;
  23. Islam dan Nasionalisme” karya Hafid Ismail dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto;
  24. Kartini Mandella dan Barack Soekarnoputri” karya Reza Praditya Yudha dari Universitas Muhammadiyah Malang;
  25. Demokratisasi Ekonomi Islam Indonesia” karya Yontomi dari Sekolah Tinggi Islam Negeri Purwokerto;
  26. Perbedaan Interpretasi Agama dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat: Dampak Kepemilikan Kekuasaan” karya Arif Hidayat dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto;
  27. Menggenggam Kekuasaan di Atas Agama” karya Vivi Novi Yanah dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto.

  

Keputusan Dewan Juri di atas bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Selanjutnya, para pemenang dan nominator akan dihubungi panitia untuk diundang dalam kegiatan Launching Buku para pemenang dan nominator
dan Serah Terima Penghargaan pada tanggal : 14 Maret 2009

di STAIN Purwokerto, Jl. A. Yani No. 40 A Purwokerto.

Selamat bagi para pemenang dan nominator.

 

Dewan Juri:

Drs. Ahmadun Yosi Herfanda

Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum.

Heru Kurniawan, S.Pd. M.A.  

Agama, Berita, Islam, Populer, Sastra, what`s New , , , , , , , ,