Archive

Posts Tagged ‘stain’

STAINPress Reading and Writing Habit Building

June 22nd, 2010
stainpress-reading-and-writing1
ISBN: 978-979-3655-84-0

Penulis: Tim STAIN Press

Editor : Suwito, NS, M.Ag.

Dimensi: 16 × 24 cm, 83 hal.

Tahun terbit: Juni 2010

Harga: Call

Visi STAIN Press adalah “Mercusuar Intelektual Islam”, sedangkan misinya adalah 1) Menyediakan wadah publikasi hasil kreatifitas civitas akademika STAIN Purwokerto dan masyarakat umum kepada publik, 2) Membangun atmosfir akademik yang berkualitas dengan mengibarkan eksistensi lembaga pendidikan Islam dan penulisnya, 3) Membangun peradaban yang memiliki basis keadilan dan ketuhanan, melalui ide-ide yang dipublikasikan.

STAIN Press sebagai lembaga penerbitan di bawah naungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto sejak didirikan memiliki otonomi dalam mengambil inisiatif dan keputusan keredaksionalan (penerbitan)

STAIN Press sebagai lembaga penerbitan di bawah naungan STAIN Purwokerto menjadi unsur kelengkapan civitas akademika, yang secara kelembagaan hanya bertanggungjawab kepada Ketua STAIN Purwokerto.

what`s New , ,

PENGUMUMAN PEMENANG DAN NOMINATOR LOMBA PENULISAN ESAI “ISLAM DAN TERORISME” MAHASISWA TINGKAT NASIONAL

February 3rd, 2010

sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf kepada semua peserta lomba esai yang telah lama menunggu pengumuman ini. Selamat dan Sukses kepada para pemenang dan nominator, semoga bisa memacu untuk berkarya lebih baik lagi. Untuk yang belum masuk nominasi, semoga bisa menjadi cambuk untuk berkarya yang lebih baik lagi.

PENGUMUMAN PEMENANG DAN NOMINATOR
LOMBA PENULISAN ESAI “ISLAM DAN TERORISME”
MAHASISWA TINGKAT NASIONAL

LEMBAGA PERS MAHASISWA (LPM) OBSESI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PURWOKERTO
2009-2010

JUARA :
1. Bernando J. Sujibto, “Terrorism as a Message: Menggugat Ketakadilan Global” mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

2. M. Abdullah Badri, “Islam dan Pesan Cinta dalam Terorisme”, mahasiswa IAIN Walisongo Semarang.

3. Wahyu Choerul Cahyadi, “Kesadaran Nabi Versus Kesadaran Sufi”, mahasiswa STAIN Purwokerto.

NOMINATOR :
4. Widi Muryono, “Pendidikan Perdamaian Bebasis Agama: Ikhtiar Jihad Melawan Terorisme”, mahasiswa STAIN Kudus.

5. Lalu Abdul Fatah, “Untung Ada Terorisme!” mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.

6. Abd. Basid, “Pemerintah, Terorisme, dan Islam: Menguak Aksi Terorisme serta Cara Mengatasinya”, mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya.

7. Sayfa Auliya Achidsti, “Bom dan Uniksitas Indonesia: Mall, Ekstasi Identitas, Terorisme, dan Negara”, mahasiswa UGM Yogyakarta.

8. Agung Setiyo Wibowo, “Islam Cinta Perdamaian Bukan Terorisme”, mahasiswa Universitas Paramadina Jakarta.

9. Firman Adi Prasetyo, “Dogma Religi Islam sebagai Muhibbun Salam: dalam Counter Action Paradigma Terorisme Global”, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta.

10. Muhammad Takdir Ilahi, “Islam, Terorisme, dan Refleksi atas Bangsa yang Kalah,” mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

11. Munawir Aziz, “Relasi Islam – Terorisme: Subjek dan Objek”, mahasiswa STAIN Kudus.

12. Muhammad Khotib at-Tamamy, “Terorisme antara Strategi dan Nilai”, mahasiswa IAIN Walisongo Semarang.

13. Siti Rifaah, “Kritik terhadap Terorisme dan Kontekstualisasi Makna Jihad”, mahasiswa IAIN Walisongo Semarang.

14. Fitra Firdaus Aden, “Akar Ekslusifivas dalam Islam Relasinya dengan Terorisme,” mahasiswa UGM Yogyakarta.

15. Syah Aziz Parangin Angin, “Perang Melawan Terorisme”, mahasiswa IAIN Walisongo Semarang.

16. Bramma Aji Putra, “Islam Rahmatan Lil Alamin: Menyeru Jihad Menepis Teror”, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

17. Gery Sulaksono, “Menimbang Fundamentalisme sebagai Kritik terhadap Globalisasi: Telisik Sosiologis”, mahasiswa Unsoed Purwokerto.

18. Salapudin Nasya, “Perang Melawan Terorisme: antara Benturan Peradaban dan Kepentingan Global,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

19. Fawaidurrahman, “Islam-Phobia dan Klaim Terorisme: Membendung Arogansi Menuju Dialog Antar-Agama,” mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

20. Fakih Hamdani, “Kekerasan dalam Dakwah: Artikulasi Parsial dalam Konsep Jihad,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

21. M. Shofi al-Mubarok, “Teroris dalam Perspektif Ajaran Agama dan Budaya di Indonesia,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

22. Tri Ina Chistianti, “Kesalahpahaman dalam Pemaknaan “Jihad” sebagai Pedoman Penyelamatan Umat,” mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

23. Pupuh winanto, “Islam, Jihad, dan Terorisme: Kontribusi Akademisi Islam dalam Menanggulangi Terrorisme,” mahasisa UII Yogyakarta.

24. Moh. Fairuz ad-Dailami, “Isu Terorisme; Upaya Pelemahan Kekuatan Islam”, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

25. Zulfa, “Gerakan Nasional Terpadu: Pengerahan Seluruh Potensi Nasional secara Konseptual dalam Mewujudkan Indonesia Bebas Teror,” mahasiswa Universitas Brawijaya Malang.

26. Muhamad Baedowi, “Membongkar Wajah Islam,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

27. Kurni Asih, “Legalisasi Agama dalam Terorisme,” mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

28. Muhyidin, “Pendidikan Kegamaan Islam: Solusi dalam Menghapus Faham Terorisme,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

29. Novianto Wibowo, “Menggali Nilai-nilai Perdamaian dalam Islam,” mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta.

30. Angga Utama Putra, “Peran Pemuda Islam dalam Stigma Terorisme,” mahasiswa STAIN Purwokerto.

TERTANDA DEWAN JURI :
1. Dr. Naqiyah Mukhtar, M.Ag. (Doktor di Bidang Ilmu Hukum Islam);
2. Ridwan, M.Ag. (Kandidat Doktor di Bidang Ilmu Hukum Islam);
3. Suwito NS., M.Ag. (Kandidat Doktor di Bidang Filasafat dan Mistisisme Islam);
4. Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. (Magister Ilmu Humaniora dari UGM, dengan kajian tesis “Konsep Mahabbah dalam Perpuisian K.H. A Mustofa Bisri/Gus Mus);
5. Heru Kurniawan, S.Pd., M.A. (Master of Arts dari UGM, dengan kajian tesis “Mistisisme Cahaya”).

Populer, what`s New , , , , ,

LOMBA CIPTA CERPEN RELIGIOSITAS-CINTA TINGKAT MAHASISWA-PELAJAR SE-INDONESIA

October 28th, 2008

Badan Ekskutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto

bekerjasama dengan OBSESI Press Selenggarakan

***LOMBA CIPTA CERPEN RELIGIOSITAS-CINTA TINGKAT MAHASISWA-PELAJAR SE-INDONESIA***

Persyaratan Cerpen yang dilombakan:
(1) Peserta dibatasi emailkan 1 judul cerpen karya terbaiknya, sesuai dengan tema, yakni “
Religiositas-Cinta”;
(2) Cerpen yang diemailkan adalah karya yang belum pernah dipublikasikan di media massa ataupun dalam bentuk buku;
(3) Diemailkan ke lpmobsesi_stpwt@yahoo.com, dan di-CC ke obsesipress@gmail.com ;
(4) Disertakan scan dari Kartu Pelajar atau Kartu Mahasiswa sebagai identitas;
(5) Biografi penulis maksimal 1 halaman, dan scan foto penulis;
(6) Naskah diterima dari pengiriman email tanggal 22 Oktober - 22 Desember 2008;
(7) Pemenang yang dipilih adalah Juara I, II, dan Juara III, akan diumumkan pada tanggal 1 Januari 2009, dan penganugerahan hadiah para juara dan nominator akan dilangsungkan 14 Februari 2009, bersamaan dengan penganugerahan juara Lomba Esai Mahasiswa Tingkat Nasional Periode ke-2.

Adapun hadiah yang akan diberikan adalah:
(1) Bagi cerpen Juara I, II, dan III, akan mendapatkan hadiah uang sebesar =
Juara I - Rp.700.000, Juara II - Rp.500.000, Juara III - Rp.300.000 ;
(2) Bagi Juara I, II, dan III, akan mendapatkan Piala Tetap dari Ketua STAIN Purwokerto;
(3) Bagi Juara I, II, III, dan 27 nominator, maka karya cerpennya akan dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit OBSESI Press dalam bentuk eksklusif ;
(4) Bagi Juara I, II, III, dan 27 nominator, akan mendapatkan SERTIFIKAT JUARA atau SERTIFIKAT NOMINATOR ;
(5) Bagi Juara I, II, III akan mendapatkan masing-masing 3 eksemplar BUKU ANTOLOGI CERPEN “RELIGIOSITAS CINTA” tersebut; dan 27 nominator akan mendapatkan masing-masing 2 eksemplar ;
(6) Penganugerahan hadiah/buku antologi kepada para juara dan nominator akan dilangsungkan 14 Februari 2009, bersamaan dengan penganugerahan juara Lomba Esai Mahasiswa Tingkat Nasional Periode ke-2.

Tim Juri Nasional :
(1) Drs. Ahmadun Yosi Herfanda (Sastrawan, dan Redaktur Sastra Budaya koran Republika - Jakarta);
(2) Abdul Wachid B.S., S.S., M.Hum. (Sastrawan, Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Kritikus Sastra) ;
(3) Heru Kurniawan, S.Pd., M.Hum. (Sastrawan, Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Editor) .

Agama, Berita, Islam, Sastra, what`s New , , , , , , , , , , , , ,

Islam Kejawen

July 5th, 2008
ISBN: 979-9659-70-1

Penulis: Ridwan, M. Ag., Suwito NS., M. Ag., Sulkhan Chakim M.M., Supani, M.A.

Dimensi: 12.5 × 19 cm.

Tahun terbit: 2008

Harga: Rp.29.000,-

”Menungsa urip teng dunya niku mboten nyantri nggih nyandi.” Peryataan ini berarti bahwa manusia hidup di alam ini terbagi menjadi dua, yaitu ”nyantri” dan ”nyandi”. Dua istilah ini di gunakan untuk memilah antara kelompok yang notabene muslim dengan pengalaman rukun islamnya yang lima secara utuh, yang sering mereka sebut dengan islam lima waktu, dan kelompok muslim yang pengamalan rukun islamnya hanya tiga ( syahadat, puasa, dan zakat ) tanpa melakukan shalat lima waktu. ”Nyandi” berarti poros keyakinannya mendasarkan pada punden,yaitu tempat-tempat suci. Tempat yang paling dianggap suci adalah makam Kyai Bonokeling.
Kejawen merupakan campuran (sinkretisme ) kebudayaan Jawa dengan agama pendatang, yaiyu Hindu, Budha, Islam, dan Kristen. Di antara percampuran tersebut yang paling dominan adalah dengan agama islam. Kejawen (sinkretisme) adalah percampuran agama Hindu-Budha-Islam. Meskipun berupa percampuran, namun ajaran kejawen masih berpegang pada tradisi-tradisi Jawa asli sehingga dapat dikayakan mempunyai kemandirian sendiri. Agama bagi Kejawen adalah Manunggaling Kawula Gusti (bersatunya hamba dengan Tuhan). Konsep penyatuan hamba dengan Tuhan dalam pandangan Islam putihan (santri) dianggap mengarah pada persekutuan Tuhan atau perbuatan syirik. Islam Kejawen sebagai sebuah varian dalam Islam merupakan hasil dari proses dialog antara tatanan nilai Islam dengan budaya lokal Jawa yang lebih berdimensi tasawuf dan bercampur dengan budaya Hindu yang kurang menghargai aspek syari’at,dalam arti yang berkaitan dengan hukum-hukum hakiki agama Islam. Dikalangan para peniliti, istilah aliran kepercayaan. Adapun Koentjaraningrat menyebut aliran Islam Kejawen dengan istilah Islami Jawi. Istilah agama Jawi sesungguhnya merupakan istilah yang diderivasi dari penggolongan masyarakat Jawa secara sosial-agama yang digagas oleh Clifford Geertz dengan tiga varia, yaitu Islam abangan, priyayi, dan santri. Islam Jawi atau Islam Kejawen adalah suatu kompleks keyakinan dan konsep-konsep Hind-Budha yang cenderung kearah mistik yang bercampur menjadi satu dan diakui sama dengan agama Islam.
Buku ini mengajak Anda membedah anatomi Islam Kejawen, lengkap dengan filosofi, sistem kenyakinan dan ritual yang dilakukan. Dengan membaca buku ini, Anda akan memiliki perspektif yang lebih luas tentang pluralitas keyakinan manusi Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, dan menjadi cermin bening seberapa mendalam religiositas kita masing-masing, guna menghadapi zaman yang semakin memateri ini.

Agama, Dakwah, Hukum, Ibadah, Islam, Syariah , , , , , , , , , , , ,